IHSG 7.312,45 +0,84%
BBCA 9.850 +1,12%
BBRI 4.870 -0,41%
BMRI 6.125 +0,66%
TLKM 3.180 +0,95%
ASII 4.620 -0,22%
GOTO 64 +3,23%
ANTM 1.580 +1,61%
MDKA 2.410 -0,82%
UNVR 2.760 -1,07%
EUR/USD 1,0842 +0,15%
GBP/USD 1,2718 -0,09%
USD/JPY 157,42 +0,28%
BTC/USD 62.480 -2,37%
ETH/USD 3.420 +1,45%
Emas (XAU/USD) 2.318,60 +0,52%
USD/IDR 15.890 -0,08%
Minyak WTI 78,42 +0,73%
Minyak Brent 82,16 -0,18%
Nikkei 225 38.703,51 +0,62%
S&P 500 5.432,26 +0,31%
Nasdaq 17.608,44 +0,59%
IHSG 7.312,45 +0,84%
BBCA 9.850 +1,12%
BBRI 4.870 -0,41%
BMRI 6.125 +0,66%
TLKM 3.180 +0,95%
ASII 4.620 -0,22%
GOTO 64 +3,23%
ANTM 1.580 +1,61%
MDKA 2.410 -0,82%
UNVR 2.760 -1,07%
EUR/USD 1,0842 +0,15%
GBP/USD 1,2718 -0,09%
USD/JPY 157,42 +0,28%
BTC/USD 62.480 -2,37%
ETH/USD 3.420 +1,45%
Emas (XAU/USD) 2.318,60 +0,52%
USD/IDR 15.890 -0,08%
Minyak WTI 78,42 +0,73%
Minyak Brent 82,16 -0,18%
Nikkei 225 38.703,51 +0,62%
S&P 500 5.432,26 +0,31%
Nasdaq 17.608,44 +0,59%

Pantau pasar, pahami risikonya, putuskan dengan tenang

Data pasar saham, kripto, dan komoditas secara langsung, dipadukan dengan panduan risiko tiap jenis instrumen — dalam satu tempat.

IHSG — Indeks Harga Saham Gabungan

Memuat data...
Gagal memuat data. Gunakan data dummy.

Saham Pilihan Hari Ini

Pergerakan harga saham unggulan secara real-time

Data harga bersifat indikatif dan tidak untuk rekomendasi investasi. Update otomatis setiap 15 menit.

Kenali jenis investasi dan tingkat risikonya

Setiap instrumen punya karakter potensi imbal hasil, likuiditas, dan risiko yang berbeda. Pahami dulu sebelum menempatkan dana agar investasi sesuai dengan profil risiko dan tujuan Anda.

🏦

Deposito & SBN

Risiko Rendah

Simpanan berjangka di bank atau Surat Berharga Negara (SBN) dengan bunga tetap hingga jatuh tempo. Dijamin oleh LPS (bank) atau pemerintah (SBN).

Potensi Imbal Hasil

3% – 6% / tahun

Likuiditas

Rendah (terikat tenor)

✅ Kelebihan: Aman, return pasti, cocok untuk dana darurat atau tujuan jangka pendek.

⚠️ Kekurangan: Return rendah dibanding inflasi, tidak likuid sebelum jatuh tempo (penalti).

📉 Faktor Risiko: Risiko utama adalah inflasi yang menggerus daya beli dan risiko gagal bayar bank (hanya untuk bank yang tidak dijamin LPS).

💡 Saran: Cocok untuk investor pemula atau yang tidak suka risiko. Alokasikan 20-30% dari portofolio untuk instrumen ini.

Naik Turun Detail →
💰

Reksa Dana Pasar Uang

Risiko Rendah

Dana kelolaan yang ditempatkan pada instrumen jangka pendek seperti deposito, SBN tenor pendek, dan surat berharga komersial.

Potensi Imbal Hasil

4% – 7% / tahun

Likuiditas

Tinggi

✅ Kelebihan: Likuiditas tinggi, bisa dicairkan kapan saja, return lebih tinggi dari deposito.

⚠️ Kekurangan: Return masih relatif rendah, biaya kelolaan bisa mengurangi imbal hasil.

📉 Faktor Risiko: Risiko gagal bayar instrumen jangka pendek (sangat kecil) dan risiko suku bunga.

💡 Saran: Cocok untuk dana darurat atau investasi jangka pendek (<1 tahun). Mudah diakses melalui aplikasi investasi.

Naik Turun Detail →
📜

Obligasi Korporasi

Risiko Sedang

Surat utang perusahaan swasta dengan kupon tetap. Risiko bergantung pada kesehatan keuangan penerbit dan kondisi industri.

Potensi Imbal Hasil

6% – 9% / tahun

Likuiditas

Sedang

✅ Kelebihan: Return lebih tinggi dari deposito dan SBN, bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

⚠️ Kekurangan: Risiko gagal bayar (default) lebih tinggi, terutama untuk perusahaan dengan rating rendah.

📉 Faktor Risiko: Faktor makro: suku bunga, inflasi, kinerja perusahaan, dan sentimen pasar. Jika perusahaan bangkrut, investor bisa kehilangan pokok.

💡 Saran: Pilih obligasi dengan rating investment grade (BBB atau lebih tinggi). Cocok untuk investor moderat yang ingin pendapatan tetap dengan risiko terkendali.

Naik Turun Detail →
📈

Reksa Dana Saham

Risiko Sedang

Dana kelolaan yang ditempatkan minimal 80% pada saham. Nilainya mengikuti pergerakan pasar saham secara keseluruhan.

Potensi Imbal Hasil

8% – 15% / tahun

Likuiditas

Tinggi

✅ Kelebihan: Potensi return tinggi dalam jangka panjang, diversifikasi otomatis oleh manajer investasi.

⚠️ Kekurangan: Fluktuasi nilai cukup tinggi, tergantung kondisi pasar dan kinerja manajer.

📉 Faktor Risiko: Risiko pasar (volatilitas), risiko likuiditas, risiko manajemen, dan risiko sistemik.

💡 Saran: Cocok untuk investasi jangka panjang (>5 tahun). Pilih reksa dana dengan track record baik dan biaya rendah.

Naik Turun Detail →
🏠

Properti

Risiko Sedang

Investasi pada tanah, rumah, ruko, atau apartemen untuk disewakan atau dijual kembali. Nilai cenderung naik dalam jangka panjang.

Potensi Imbal Hasil

5% – 12% / tahun

Likuiditas

Rendah

✅ Kelebihan: Aset fisik yang bisa menghasilkan passive income (sewa), perlindungan terhadap inflasi.

⚠️ Kekurangan: Likuiditas rendah, butuh modal besar, biaya perawatan dan pajak, risiko lokasi dan perubahan regulasi.

📉 Faktor Risiko: Faktor lokasi, kondisi ekonomi, suku bunga KPR, dan perubahan kebijakan pemerintah (misal: pajak properti).

💡 Saran: Cocok untuk investor dengan modal besar dan horizon panjang. Lakukan riset lokasi dan analisis pasar sebelum membeli.

Naik Turun Detail →
📊

Saham Individual

Risiko Tinggi

Kepemilikan langsung pada perusahaan publik. Imbal hasil dan kerugian bisa signifikan dalam waktu singkat.

Potensi Imbal Hasil

Bervariasi, tak terbatas

Likuiditas

Tinggi

✅ Kelebihan: Potensi keuntungan sangat besar, bisa mendapatkan dividen, kontrol atas pilihan saham.

⚠️ Kekurangan: Risiko kehilangan modal besar, membutuhkan analisis dan pemantauan terus-menerus.

📉 Faktor Risiko: Faktor fundamental (kinerja perusahaan), teknikal (sentimen pasar), makro (suku bunga, inflasi, geopolitik), dan risiko spesifik (skandal, manajemen).

💡 Saran: Hanya untuk investor yang paham analisis fundamental dan teknikal. Gunakan diversifikasi dan jangan pernah investasi dengan uang dingin.

Naik Turun Detail →

Aset Kripto

Risiko Tinggi

Mata uang atau aset digital dengan volatilitas harga ekstrem dan regulasi yang masih berkembang.

Potensi Imbal Hasil

Bervariasi, tak terbatas

Likuiditas

Tinggi

✅ Kelebihan: Potensi keuntungan sangat tinggi dalam waktu singkat, akses global 24/7, desentralisasi.

⚠️ Kekurangan: Volatilitas sangat tinggi, risiko keamanan (hack, scam), regulasi yang tidak pasti, dan kurangnya perlindungan konsumen.

📉 Faktor Risiko: Sentimen pasar, adopsi teknologi, regulasi pemerintah, dan faktor psikologis (FOMO, panic selling).

💡 Saran: Hanya untuk investor agresif dengan toleransi risiko sangat tinggi. Investasikan hanya 1-5% dari portofolio dan gunakan platform terpercaya.

Naik Turun Detail →
🤝

P2P Lending

Risiko Tinggi

Pendanaan langsung ke peminjam melalui platform pinjaman online. Potensi bunga tinggi diikuti risiko gagal bayar.

Potensi Imbal Hasil

10% – 20% / tahun

Likuiditas

Rendah

✅ Kelebihan: Return tinggi, akses mudah, dapat memilih sendiri peminjam dengan profil risiko berbeda.

⚠️ Kekurangan: Risiko gagal bayar tinggi, platform bisa bangkrut, likuiditas rendah (dana terkunci hingga tenor selesai).

📉 Faktor Risiko: Kualitas kredit peminjam, kondisi ekonomi, regulasi, dan risiko operasional platform.

💡 Saran: Cocok untuk investor yang paham risiko kredit. Diversifikasi ke banyak peminjam dan pilih platform berizin OJK. Mulai dengan jumlah kecil.

Naik Turun Detail →

⚠️ Penting: Angka imbal hasil bersifat estimasi historis dan bukan jaminan di masa depan. Semua investasi mengandung risiko kehilangan modal. Selalu konsultasikan dengan perencana keuangan sebelum berinvestasi.
📅 Update data: 14 Sep 2026

Semua yang kamu butuhkan untuk mulai berinvestasi

Data pasar langsung

Harga saham, kripto, forex, dan komoditas diperbarui secara berkala dari sumber terpercaya.

Profil risiko personal

Isi kuesioner singkat untuk mengetahui profil risikomu dan rekomendasi alokasi yang sesuai.

Laporan portofolio

Lihat performa seluruh investasimu dalam satu dashboard, lengkap dengan riwayat transaksi.

Mulai kelola investasimu hari ini

Gratis untuk didaftarkan, tanpa kartu kredit.

Daftar Gratis